cara menghadapi pekerjaan yang anda benci


Tidak semua pekerjaan impian bisa dengan mudah Anda peroleh. Kebanyakan orang harus menjalani pekerjaan yang tidak mereka suka terlebih dulu sebagai pijakan meraih cita-cita yang sesungguhnya.

Kelamaan menjalani pekerjaan yang Anda tidak suka akan mengembangkan rasa benci dan jengkel dalam hati. Tentunya, kondisi yang demikian memberikan respon negatif bagi diri dan kebahagiaan Anda.

Menurut Raj Raghunathan, seorang profesor marketing dan pakar kebahagiaan di UT Austin, mengatakan, ada dua penyebab utama seseorang jadi membenci pekerjaan yang mereka lakukan.

Alasan pertama, Anda bekerja dalam satu tim dengan orang-orang yang tidak Anda suka atau cenderung tidak sejalan dalam hal visi dan misi pekerjaan.

Alasan kedua, Anda tidak suka dengan detil aktivitas dari pekerjaan itu sendiri.

Kedua alasan tersebut, kata Raghunathan, merupakan masalah yang kompleks untuk seorang karyawan. Namun, alasan kedua cenderung lebih mudah untuk dicari solusinya.

Untuk masalah pekerjaan dengan alasan kedua, Raghunathan menganjurkan agar Anda bicara berdua dengan atasan Anda untuk membicarakan kemungkinan adanya sedikit perubahan detil pekerjaan.

Anda jangan menyepelekan hal ini. Sebab, menghabiskan waktu melakukan kegiatan yang Anda benci hanya akan meninggalkan penyakit dan dendam dalam hati Anda. Situasi yang demikian sangatlah merugikan untuk diri sendiri secara menyeluruh.

Jadi, cobalah ajak atasan Anda berdiskusi mengenai rincian tanggung jawab Anda dalam pekerjaan agar bisa sedikit membuat situasi kerja lebih nyaman. Semoga saja dengan cara ini bos atau manager Anda bisa memahami dan menghargai usaha Anda tersebut.

Pilihan kedua apabila hal itu tidak berhasil, maka solusinya adalah berhenti kerja dan mencari perusahaan lain yang lebih menghargai potensi dan kemampuan Anda secara lebih baik.

“Hal terbaik adalah bersabar dan berikan waktu pada diri Anda untuk mengubah kondisi dari pekerjaan yang sekarang Anda benci untuk mendapatkan pekerjaan impian Anda,” jelas Rughnathan.

Komentar